Desision Support System pada Industrial Mathematics Week 2019

Bagikan:

Bandung, FMIPA.itb.ac.id   –Industrial Mathematics Week (IMW) merupakan salah satu kegiatan rutin dari Kelompok Keahlian Matematika Industri dan Keuangan (KKMIK) FMIPA ITB. Tahun ini, kegiatan IMW diselenggarakan oleh KKMIK berkerja sama dengan Kelompok Keahlian Matematika Kombinatorika (KKMK) serta Pusat Penelitian, Modeling dan Simulasi (P2MS) ITB. Adapun tema yang diusung adalah “Matematikawan dan Decision Support System (DSS)”, yang merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh berbagai industri teruatama dalam era Industri 4.0. DSS memberikan alternatif solusi dari berbagai permasalahan secara ilmiah, cepat dan lebih optimal.  Kegiatan IMW 2019 ini dibuka oleh Prof. Dr. Edy Tri Baskoro, Dekan FMIPA ITB yang menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangatlah diperlukan untuk menjalin sinergi dan kerjasama yang erat antara dunia kampus dan dunia industri. Peneliti di kampus sangat perlu ditantang dengan permasalahan nyata yang dihadapi oleh industri. Demikian juga industri akan mendapatkan banyak manfaat dengan diperolehnya alternatif solusi yang ditawarkan dari kampus. Narasumber pada kegiatan IMW 2019 adalah Dr. Saladin Uttunggadewa dan Dr. Rieske Hadianti yang sudah berpengalaman dan banyak terlibat langsung dalam pemecahan permasalahan industri.

Foto-foto : Ridwan

IMW 2019 diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 26-28 Agustus 2019 di Ruang Konferensi Gedung CRCS ITB Bandung yang diikuti oleh tiga industri dan 15 Universitas. Pada kegiatan IMW, peserta diajak memikirkan solusi dari masalah nyata yang dihadapi oleh industri. Masalah yang diangkat pada IMW 2019 adalah masalah penentuan rute optimal dari kapal penumpang/barang pendukung produksi minyak di lepas pantai dan penjadwalan mesin produksi minuman serbuk tanpa susu. Selama kegiatan berlangsung, peserta sangat antusias dalam memikirkan solusi optimal dari masalah yang diberikan. Setelah peserta berhasil membuat model matematika yang optimal dari permasalahan, peserta langsung melakukan simulasi menggunakan bahasa R. Adapun peserta berasal dari: Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sumatera, Nutrifood Indonesia, PT Aero Systems Indonesia, PT. Lintas Samudra Borneo Line, Telkom University, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Andalas, Universitas Trisakti, Universitas Billfath, Universitas Diponegoro, Universitas Dr Soetomo, Universitas Gunadarma, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjadjaran dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. [etb]

Berita Terkait

EnglishIndonesia