Wisudawan Inspiratif – Wisuda Oktober 2018 [1] : Dengan Segudang Kegiatan, Rendy Lulusan dengan IPK Tertinggi, Program Magister Kimia FMIPA

Rendy sebagai salah salah seorang peserta program sandwich ITB – RuG, Berfoto di Zernike Campus, University of Groningen, Belanda. (Foto: dokumen pribadi)

(BANDUNG, fmipa.itb.ac.id) Adalah Rendy, mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA ITB yang lahir 23 tahun lalu, telah berhasil menyelesaikan Program Fast Track  di Kimia ITB. Rendy berhasil menyelesaikan program sarjana dan magister hanya dalam waktu lima tahun saja, emapt tahun untuk program sarjana dan cukup satu tahun saja untuk program magister. Pada Oktober ini, Rendy akan menjadi alumni Program Magister Kimia FMIPA serta Program Sandwich antara ITB dengan University of Groningen. Diwisuda dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,96. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Hanya satu mata kuliah saja yang meiliki indeks AB, selebihnya deretan huruf A menghiasi transkrip akademik Rendy.

Penyuka traveling, nonton movies, dan ngobrol ini sudah sangat menyukai Kimia sejak SMA. Menurut Rendy, Kimia itu pelajarannya asyik, tidak memusingkan, dan keren.  Di ITB Rendy merasakan  atmosfer akademik yang dapat  mengasah ilmu pengetahuan dan juga pola pikir. Seorang mahasiswa haruslah memiliki manajemen waktu yang baik agar bisa survive menghadapi laporan, jurnal, tugas pendahuluan praktikum, tugas dari dosen mata kuliah, dan penelitian, paparnya panjang lebar….

Foto bersama para peserta program sandwich ITB-RuG di komplek Zernike Campus, University of Groningen. (Foto: dokumen pribadi)

Menjadi panitia ICMNS 2016 bersama nobel laurete Prof. Gerard t’ Hooft. (Foto: dokumen pribadi)

Selain aktif di perkuliahan, Rendy  adalah mentor agama dan sering menjadi panitia dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Kimia ‘AMISCA’ ITB seperti kegiatan syukuran wisudaan, penerimaan anggota baru, kunjungan industri, dan sebagainya. Rendy juga aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan dilingkungan FMIPA dan Kimia ITB, sebagai contoh adalah menjadi panitia dalam rangkaian kegiatan Peringatan Pendidikan 70 Tahun Kimia di Indonesia, Seminar Internasional  ICMNS 2016, Workshop Pendidikan Biokimia, dan masih banyak lagi.

Menurutnya, segala sesuatu yang dipelajari harus disukai, sehingga nanti akan terbentuk motivasi  belajar. Maksimal dan totalitas  adalah kunci keberhasilan lainnya, sehingga hasil yang didapatkan  juga tentunya maksimal tutur pemilik moto “Hidup itu indah, lebih indah lagi kalau kita dapat berguna bagi orang banyak”.

Hebatnya lagi, saat ini Rendy sudah diterima di salah satu industri nasional terkemuka, sebagai seorang peneliti di bidang Biokimia/Life Sciences dengan fokus keilmuan protein rekombinan. Selamat Rendy,…. Semoga semangat belajarmu menjadi contoh bagi mahasiswa lain, bahwa segala sesuatu harus dilakukan  dengan maksimal dan totalitas….. dan tetaplah menginspirasi,…! (Ani Hamidah, Editor: MI)

 

Berita Terkait

EnglishIndonesia