FMIPA ITB dan Paragoncorp Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang, Riset, hingga Inovasi Produk
BANDUNG, fmipa.itb.ac.id, – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali memperkuat jembatan antara dunia akademik dan industri melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB dan Paragoncorp. Kolaborasi yang diresmikan pada Jumat (19/6) tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis sains yang berdampak nyata bagi masyarakat dan industri nasional.
Suasana peresmian yang berlangsung di Selasar Labtek XV Ruang Inspirasi Alumni, Kampus ITB Ganesha, Bandung, berlangsung hangat. Acara yang digelar sejak pukul 09.00 hingga 11.15 WIB itu dihadiri jajaran pimpinan FMIPA ITB, dosen dari berbagai kelompok keahlian, serta perwakilan Paragoncorp dan tim Research and Development (RnD) perusahaan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen kerja sama dan pembacaan doa bersama. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, Ph.D., dan Executive Vice President & Chief Administration Officer Paragoncorp, Ana Miftahuddin Amin. Turut hadir pula Corporate Affairs Director Paragoncorp, Astri Wahyuni, beserta sejumlah pimpinan dan akademisi dari FMIPA ITB. Setelah prosesi resmi, kegiatan diteruskan dengan peninjauan fasilitas laboratorium dan diskusi mengenai peluang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi di masa mendatang.
Kemitraan ini membuka ruang kolaborasi yang luas di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, pengembangan laboratorium, serta penguatan sumber daya manusia. Bagi mahasiswa FMIPA ITB, kerja sama tersebut menghadirkan berbagai peluang baru, mulai dari program magang industri, kuliah tamu dari praktisi, pembimbingan tugas akhir bersama, hingga keterlibatan langsung dalam proyek-proyek penelitian dan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan industri. Keberadaan program-program tersebut dinilai penting untuk memperkaya pengalaman mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif. Melalui interaksi langsung dengan industri, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga memahami tantangan nyata yang dihadapi sektor manufaktur dan teknologi di Indonesia. Bagi para dosen dan peneliti, kerja sama ini juga membuka kesempatan untuk melaksanakan penelitian bersama, mengembangkan teknologi, serta menghasilkan publikasi ilmiah kolaboratif. Kepakaran yang dimiliki para akademisi FMIPA ITB diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung inovasi produk dan teknologi yang dikembangkan oleh Paragon. Sebaliknya, pihak industri juga memberikan akses kepada para peneliti terhadap berbagai permasalahan nyata yang dihadapi perusahaan, termasuk peluang pendanaan penelitian yang dapat disepakati bersama. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi hasil-hasil penelitian akademik menjadi solusi yang dapat diterapkan secara langsung di dunia industri. Selain itu, kedua institusi berkomitmen untuk memperkuat fasilitas laboratorium melalui berbagai skema kerja sama. Pengembangan infrastruktur riset dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis sains dan teknologi yang memiliki daya saing tinggi.
Kerja sama strategis antara FMIPA ITB dan Paragoncorp sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan sains tidak lagi dapat dipisahkan dari kebutuhan dunia nyata. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan publikasi dan riset dasar, tetapi juga mampu membangun ekosistem yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi sinyal positif bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang sains. Dengan dukungan mitra industri besar seperti Paragon, mahasiswa FMIPA ITB memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengubah konsep menjadi rancangan, sketsa menjadi purwarupa, serta penelitian menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata. Kemitraan antara FMIPA ITB dan Paragoncorp bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, melainkan sebuah komitmen bersama untuk melahirkan generasi ilmuwan dan inovator yang siap berkontribusi bagi Indonesia. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, sinergi antara kampus dan industri menjadi salah satu kunci dalam mempercepat lahirnya solusi berbasis sains yang mampu menjawab kebutuhan bangsa dan meningkatkan daya saing nasional.
Penulis: Jolene Sulung,
Editor: Dhewa Edikresnha,
Fotografer: Nashwan, Fajri, Yoga, Keishi, Firman
