Kunjungan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Negeri Jakarta

Selasa 25 September 2012 siang, bertempat di ruang diskusi lantai 1 Gedung Basic Science Center A (BSC-A), Kimia ITB mendapat kunjungan dari rombongan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Sebanyak lebih kurang tujuh puluh mahasiswa UNJ dan pembimbing disambut Ketua Program Studi Sarjana Kimia, Dr. M. Bachri Amran, dan Asep Rohiman, S.Si. selaku Humas Prodi Kimia dan pembawa acara.

Dr. M. Bachri Amran memberikan sambutan kepada rombongan, dan mengucapkan selamat datang di kampus Ganesha. Disebut Ganesha, karena selain di kampus ITB yang dikunjungi saat ini, ada pulakampus lain di Jatinangor dan pengembangan di Walini juga Bekasi. Beliau menyampaikan secara sekilas seputar Kimia ITB. Selanjutnya, dosen pembimbing rombongan, Dr. Riskiono Slamet, M.Sc. menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan kunjungan ini, dan berharap dapat menjalin silaturahmi dan menjajaki berbagai peluang di Kimia ITB. Beliau mengaku pernah mengeyam pendidikan di sini.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan penjelasan lebih mendalam tentang Kimia ITB oleh Asep Rohiman, S.Si. mengenai visi, misi, kurikulum, fasilitas, kelompok keahlian, beberapa profil alumni, dan program – program unggulan yang terdapat di Program Studi Kimia ITB, seperti program honors dan fast track, doktor terpadu, riset sandwich, dan edouble degre.

Pada sesi tanya-jawab, beberapa peserta kunjungan bertanya bagaimana masuk menjadi mahasiswa pascasarjana ITB. Kaprodi pun menjawab, “Masuknya gampang, daftar di sekolah pascasarjana, ikuti tes TPA Bappenas (minimal skor 475) dan ELPT (minimal 77) atau TOEFL ITP 475. Bila lolos itu semua, maka dapat diterima”. Peluang dari S1 pendidikan pun sangat terbuka. Terbukti dari tiap angkatan mahasiswa S2 Kimia ITB, 30 – 40 persennya berlatar belakang pendidikan Kimia.

ITB juga menyelenggarakan program magister pengajaran kimia. Berbeda dengan bidang pendidikan kimia yang cukup banyak mendalami pedagogik, program ini menawarkan mahasiswanya untuk lebih mendalami materi kimia, sehingga lulusannya dapat mengajar siswanya dengan baik di sekolah. Oleh karena itu, calon peserta program ini diprioritaskan untuk mahasiswa yang telah berpengalaman mengajar.

Di akhir acara tanya-jawab ini, serah terima cindera mata dilakukan antara ITB dan UNJ dan dilanjutkan dengan foto bersama. Acara diakhiri dengan kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di prodi Kimia ITB. –ibr–

Berita Terkait

EnglishIndonesia