Kunjungan Faculty of Science Monash University ke FMIPA ITB

BANDUNG, fmipa.itb.ac.id.–  Kamis, 6 September 2018, FMIPA ITB menerima kunjungan dari Faculty of Science Monash University yang diwakili oleh Prof. Antonio (Tony) Patti. Prof. Patti diterima di Ruang Diskusi BSC-A oleh pihak FMIPA ITB yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Dr. Indra Noviandri, M.S., Manager Penelitian, Yudi Soeharyadi, Ph.D., dan Koordinator Humas, Dr. Muhammad Iqbal, M.Si. Pada pertemuan tersebut Prof. Patti memberikan paparan singkat mengenai Monash University serta Faculty of Science secara khusus, dilanjutkan dengan diskusi untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan oleh kedua belah pihak. Pihak FMIPA menyambut dengan baik peluang kerja sama yang dapat dibina khususnya terkait bidang-bidang yang ada dan dikembangkan di FMIPA ITB (astronomi, fisika, kimia, dan matematika). Kerja sama dapat dimulai dengan mengadakan workshop, pembimbingan bersama, serta kerja sama penelitian, kemudian kerja sama tersebut dapat dikembangkan menjadi program-program pendidikan yang lebih terstruktur (program sandwich, double degree, dst.). Pertemuan ditutup dengan acara mkaan isang bersama hingga pukul 13.00 WIB.

Prof. Antonio Patti bersama perwakilan FMIPA ITB, Yudi Soeharyadi, Ph.D., dan Dr. Muhammad Iqbal, M.Si di lobby FMIPA ITB. (Foto: FMIPA ITB)

Prof. Patti selanjutnya memberikan kuliah tamu di Ruang Dalton FMIPA ITB pada pukul 13.00 – 14.30 WIB dengan membawakan judul “Valorisation of Food and Agricultural Waste – Recovery of Valuable Components“. Kuliah tersebut dimoderatori oleh dosen Prodi Kimia ITB, Ihsanawati, D.Sc.. Hadir pula pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Yana M. S., Dr. Elviera Hermawati, Dr. M. Yudhistira Azis, serta mahasiswa S2 dan S3. Prof. Patti memaparkan strategi riset dalam bidang biomassa yang memanfaatkan limbah pertanian namum memberi nilai jual tinggi. Beliau mengemukakan beberapa contoh penelitian di grup penelitan beliau (beserta kolaborator beliau) terkait pemanfaatan biji mangga, biji delima, daun nanas yang ternyata memiliki banyak kandungan zat kimia yang memiliki nilai jual yang tinggi. Selain itu, beliau juga menjelaskan teknik-teknik isolasi senyawa-senyawa tersebut kepada para audience. Antusiasme penonton terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan. Salah seorang penonton menayakan peluang untuk dapat melakukan riset singkat di Monash. Beliau menyambut dengan hangat itikad baik tersebut sebagai cikal bakal kerja sama antara kedua institusi. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cindera mata yang diwakili oleh moderator serta sesi foto bersama. (MI)

Sesi foto bersama Prof. Antonio Patti bersama peserta kuliah tamu di Ruang Dalton FMIPA ITB. (Foto: FMIPA ITB)

 

Berita Terkait

EnglishIndonesia